Dandim 0811 Tuban Bersama Forkopimda Apresiasi Siswa – Siswi Sukseskan Vaksinasi

TUBAN – Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Suhada Erwin mendampingi Bersama Forkopimda, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun yang digelar di SDN Remen 1 dan 2 Kecamatan Jenu, SDN 2 Bancar Kecamatan Bancar, TK Dharmarini Kecamatan Tambakboyo Kab. Tuban, Kamis (20/1/2022).

Tampak hadir pada kegiatan ini, Komandan Kodim 0811 Letkol Inf Suhada Erwin, Kapolres Tuban AKBP Darman, S.I.K., Dr. Ir. Budi Wiyana (Sekda Tuban), Dr. Bambang Priyo Utomo (Kadinkes), Joko Priyono (Kadisdik Tuban).

Bersama Forkopimda Dandim 0811 Tuban melihat secara langsung proses dan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 Tahun di tiga Sekolah Dasar dan Satu Taman Kanak – Kanak (TK). Setidaknya ada 390 pelajar melaksanakan vaksin jenis Sinovac, sekaligus memberikan support kepada siswa siswi untuk mengikuti vaksinasi ini.

“Kegiatan ini tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan membentuk herd immunity sebagaimana program dari pemerintah pusat dan dengan situasi sekarang yang sudah dilaksanakanya pelajaran tatap muka di lingkungan sekolah,” ujarnya.

“Terima kasih banyak kepada anak – anak semua atas partisipasinya yang sudah mensukseskan program pemerintah melalui vaksinasi ini. Program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah adalah bentuk ikhtiar untuk mengatasi wabah covid 19, semoga kita semua selalu di berikan kesehatan,” imbuh Dandim.

Kadinkes Tuban (Dr. Bambang Priyo Utomo) menyampaikan, perlu diketahui dengan status Kabupaten Tuban yang saat ini PPKM level 1, juga berbanding lurus dengan nihilnya hasil corona. Dimana nol kasus baru, nol angka kesembuhan, nol kematian, dan nol pasien yang dirawat. Sesuai data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban pada Rabu (19/1), kasus confirm di Kabupaten Tuban 7574 orang, confirm sembuh 6644 orang, confirm meninggal 930 orang, dan confirm masih di rawat/di pantau 0 orang,’’ terangnya.

Bahhwa dengan Kabupaten Tuban kriteria level 1, saya menghimbau masyarakat tidak boleh lengah hingga mengabaikan protokol kesehatan yang selama ini diterapkan.

“Jangan sampai level 1 menjadikan masyarakat lengah sehingga menimbulkan kerumunan yang bisa menyebabkan cluster baru,” imbaunya. (Pendim 0811)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.