Hasil Rapid Tes Positif, PDP Pedagang Pasar Asal Parengan Tuban Meninggal Dunia

Tuban  – Setelah menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Koesma Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Kabupaten Tuban, pasien atas nama Ibu Kasimah, 57 Th, Islam, alamat RT.05 RW.03 Dusun Kepoh, Desa Sendangrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, pasien tersebut adalah merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah dinyatakan meninggal dunia pagi tadi, Kamis (30/04/2020)

PDP atau Pasien Dalam Pengawasan itu ialah seorang pedagang di pasar Bojonegoro, yang mana setiap harinya pulang pergi Parengan-Bojonegoro untuk menjual barang dagangannya atau berjualan di pasar, riwayat PDP tersebut pernah kontak dengan PDP asal Kabupaten Bojonegoro yang beberapa waktu lalu telah meninggal dunia. Pasalnya lapak PDP Tuban ini bersebelahan dengan lapak milik pedagang Bojonegoro yang sebelumnya juga PDP dan meninggal dunia. Yang bersangkutan telah di rawat serta menjalani isolasi di RSUD Dr. R. Koesma Tuban itu dengan diagnosa pheumonia dan langsung dilakukan tindakan pemasangan ventilator.

Informasi yang dihimpun PDP perempuan itu dinyatakan menjadi PDP pada tanggal ,26 April 2020 lalu dengan diagnosa pneumonia. Pada saat menjalani isolasi, kondisi Ibu Kasimah pedagang di pasar Bojonegoro itu terus memburuk dan pada akhirnya meninggal dunia pada pukul 05.30 Wib tadi pagi. Untuk langkah tracking juga sudah dilakukan terhadap kontak erat atau keluarganya. Mereka yang sempat berkontak erat juga sudah dilakukan Rapid Test dengan hasilnya negatif.

Sebelum meningal dunia PDP asal Kecamatan Parengan, Tuban tersebut sudah dilakukan pemeriksaan Rapid Test dengan hasil Ibu Kasimah positif atau reaktif Covid-19. Selanjutnya pihak Rumah Sakit kemudian mengambil Swab dari yang bersangkutan guna mengetahui hasil pastinya apakah positif atau tidak. Namun hasil pemeriksaan Swab sampai dengan saat ini belum keluar. Jenazah dilakukan pemulasaraan dan kemudian dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman Covid-19.

Kesimpulan dari PDP asal Parengan Tuban tersebut dengan riwayat sakit batuk, sesak nafas (Pneumonia) serta diduga karena terpapar Covid-19 yang mana pernah kontak dengan sesama pedagang di Bojonegoro yaitu PDP yang telah meninggal dunia. (Pen Tuban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *