Tambakboyo Tuban Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Tegakan Perbup No. 65 Tahun 2020

Tuban – Petugas Gabungan Tambakboyo Kabupaten Tuban gelar razia Protokol Kesehatan Covid-19, yang dibantu oleh Personil dari Kodim 0811, Polres Tuban, Satpol PP, Dishub, Diskominfo dan Dinkes Kab. Tuban sebagai Tim Rapid Test dibawah pimpinan Dr. Benny, dalam hal menindak lanjuti Peraturan Bupati (Perbup) Tuban No. 65 Tahun 2020 dengan pemberian sanksi tegas bagi warga masyarakat yang tertangkap tangan melanggarnya. Pemberian sanksi administrasi, sosial dan melaksanakan Rapid Test langsung bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker. Razia kali ini dipelopori oleh Forkopimca Tambakboyo bertempat di Pasar Tradisional Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Kamis (10/09/2020)

Pada pelaksanaan kegiatan razia ini dipimpin langsung oleh Kasdim 0811. Ditempat yang sama Pjs. Danramil 0811/18 Tambakboyo Letda Inf Sunaryo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, “Kegiatan Razia Gabungan dilaksanakan ini, menindak lanjuti Perbup Nomor 65/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19),” tuturnya.

 

“Sanksi akan diberikan terhadap para pelanggar, penindakan tersebut tanpa pandang bulu terhadap siapa saja sebagai sasaran utama dari gelaran operasi kali ini apabila tidak mematuhi protokol kesehatan, sesuai Perbup No. 65/2020, yakni pemberian sanksi sosial membersihkan jalan dari sampah sepanjang 100m atau sanksi administrasi denda yang telah dirumuskan senilai Rp100 ribu per pelanggaran. Sedangkan bagi pelanggar pelaku usaha dan pengelola, akan dikenakan denda sebesar 300 ribu rupiah dan penghentian sementara operasional usaha, bahkan pencabutan ijin usaha,” ungkapnya.

Dirinya, juga menjelaskan operasi razia gabungan penertiban protokol kesehatan ini akan berlangsung selama batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban hingga menjadi zona hijau, hal ini untuk lebih mengoptimalkan upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Operasi penertiban protokol kesehatan ini digelar, guna mengoptimalkan hingga memberikan efek jera dengan langsung melaksanakan Rapid Test bagi pelanggar, serta mengingatkan dan menyadarkan warga masyarakat pentingnya protokol kesehatan supaya kita tidak terpapar oleh virus Covid-19. ,” ujar Letda Inf Sunaryo.

Seorang pemuda yang terkena sanksi, Sumartono, 24, asal Jenu, mengaku jera. Dia dan pelanggar lainnya dihadiahi oleh petugas untuk langsung melaksanakan Rapid Test. “Saya kapok dan tidak akan mengulangi lagi,” ujarnya.

Sumartono juga mengajak warga masyarakat lainnya supaya patuh dan selalu memakai masker saat di luar rumah agar tidak terkena sanksi sosial. “Taatilah peraturan protokol kesehatan agar tidak tertular atau menularkan Virus Corona (Covid-19) dan agar terhindar dari sanksi,” lanjutnya. (Pen Tuban)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *